TANAMONEWS.COM - PADANG | Kepala Bappeda Yenni Yuliza mendampingi Walikota Padang Hendri Septa meninjau Lokasi Kampung Tematik yang merupakan salah satu Program unggulan Walikota Padang. Jum'at, 3/12/2021.
Kampung Adat Rimbo Tarok yang berada di jalan Rimbo Tarok ini rencananya akan dijadikan kampung tematik, dan akan dikembangkan menjadi kawasan agrowisata di Kota Padang.
Wali kota mengatakan, Pemerintah Kota Padang telah menyiapkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota sebagai dasar untuk pengembangan kampung tematik tersebut. Kampung Tematik ini rencananya akan dibuat di 11 Kecamatan se-Kota Padang.
"Kampung Tematik masuk dalam 11 program unggulan (progul) Pemerintah Kota Padang. Untuk membuat dan mengembangkan kampung tematik ini kita telah melibatkan perguruan tinggi di Kota Padang," ujar Wako Hendri Septa.
Wali kota menilai, dengan adanya kampung tematik di setiap kecamatan nantinya maka akan membantu menghidupkan kearifan lokal yang ada di daerah. Seperti di kampung adat ini, berbagai kesenian anak nagari akan dapat dikembangkan.
"Pembuatan kampung tematik ini merupakan upaya bagi kita untuk mempromosikan potensi-potensi yang ada di setiap kecamatan, baik itu kesenian, budaya, kuliner maupun objek wisatanya. Untuk itu saya harapkan dukungan dari semua masyarakat untuk pengembangan kampung tematik ini," ungkap Wako Hendri Septa.
Setelah selesai pertemuan di Kampung Adat, Wali Kota Padang Hendri Septa bersama rombongan meninjau jalan menuju objek wisata Lubuk Tampuruang. Diketahui jalan menuju objek wisata tersebut sangat kecil sehingga perlu pelebaran. Wali kota berharap masyarakat mau menghibahkan tanahnya sehingga proses pelebaran jalan dapat dilakukan.
Turut mendampingi Walikota,tokoh masyarakat kuranji Irwan Basyir,Penggiat literasi dan Seni Budaya Yusrizal KW, Sekretaris Dinas PUPR Desmon Danus, Camat Kuranji.Eka Putra Bahari dan Kabag Kesra Fuji Astomi.
Harapan Walikota Padang Hendri Septa berharap keberadaan kampung adat ini dapat membangkitkan budaya lokal, pembanguna fisik, serta menggerakan perekonomian masyarakat.
Selanjutnya Walikota Padang Hendri Septa menambahkan tujuan kampung adat ini adalah membangun tempat pelestarian dan pengembangan adat dan budaya serta permainan anak nagari tradisional minangkabau baik seni islami maupun seni tradisi lainnya.*






0 Komentar