TANAMONEWS.COM - Pasbar | Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) melakukan Audiensi dengan Pemerintah Pusat, Rabu (1/12/2021) di Gedung Bina Graha Istana Presiden Republik Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pasbar Hamsuardi didampingi Wakil Bupati Risnawanto, Asisten serta OPD terkait melakukan rapat pembahasan penyelesaian berbagai permasalahan pertanahan di Pasaman Barat bersama Deputi II Kantor Staf Presiden dan Dirjen ATR BPN.
Selanjutnya audiensi dilanjutkan dengan pembahasan tentang peningkatan bantuan PSR dan Sarpras Sektor Pertanian untuk penganggaran tahun 2022 dan 2023 bersama Dirjen/Sesditjen dan Direktur terkait. Dengan ini dapat memudkemudian tentang ahkan petani-petani yang ada di Kabupaten Pasama untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Bupati Hamsuardi mengataka, ,dalam menyelesaikan permasalahan pertanahan dan tata ruang yang terjadi di Pasaman Barat, perlu adanya sinergitas dari beberapa pihak
"Salah satunya Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sebagai lembaga pemerintah yang memiliki program penanganan masalah pertanahan dan tata ruang,"ujarnya.
Kemudian tentang program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang sidah kita bahas dengan dirjen untuk penganggaran tahun 2002 atau 2023.
"Dengan diangarkannya oleh pusat bantuan PSR untuk Pasbar, hendaknya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Pasbar dimasa pandemi covid 19 khususnya petani sawit,"ujar Hamsuardi.
Program PSR merupakan Program Strategis Nasional sebagai upaya Pemerintah untuk meningkatkan produktivitas tanaman perkebunan kelapa sawit, dengan menjaga luasan lahan, agar perkebunan kelapa sawit dapat dimanfaatkan secara optimal, sekaligus untuk menyelesaikan masalah legalitas lahan yang terjadi.(IND)






0 Komentar