Bukittinggi - Tanamo News | Sempat tertunda selama dua tahun karena pandemi covid 19, Bank Indonesia Sumatera barat Tahun ini kembali membuka layanan kas keliling penukaran uang baru untuk nominal pecahan kecil, dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan dan Lebaran 2022.
Selain membuka kembali layanan tersebut, BI juga meluncurkan aplikasi Pintar, yakni sebuah platform yang disiapkan untuk memfasilitasi layanan penukaran uang di kalangan masyarakat.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat bisa melakukan pemesanan penukaran uang terlebih dahulu secara online.
Hari ini kami dari Bank Indonesia Sumbar membuka layanan penukaran uang pecahan kecil kepada masyarakat periode Ramadhan dan Idul Fitri 1443H, di pelataran parkir Bank Nagari Cabang Bukittinggi, Kamis 7/4.
Ari rozano sebagai penyelia kas bi Sumbar Menyampaikan, disini masyarakat dapat menukarkan uang receh yang disediakan BI melalui mobil kas keliling, yang mana untuk tahap awal akan dilakukan di 12 kabupaten dan Kota di Sumbar. Pendaftaran pemesanan atau penukaran uang baru ini kini bisa dilakukan secara online, melalui aplikasi pintar.
Ari Rozano menambahkan, Untuk memudahkan masyarakat, tempat penukaran uang baru disebar di 12 daerah, mulai hari ini 7 hingga 26 April 2022 mendatang.
"Setiap orang dapat menukarkan maksimal Rp 3,8 juta, terdiri dari 100 lembar pecahan Rp 20 ribu, 100 lembar pecahan Rp 10 ribu, 100 lembar pecahan Rp 5.000, 100 lembar pecahan Rp 2.000, dan 100 lembar pecahan Rp 1.000." ujar Ari.
Layanan penukaran uang baru kali ini mengusung Tema " serambi rupiah Ramadhan belanja bijak dan rawat rupiah."
Ari menambahkan, Di Bukittinggi, aplikasi dibukak sejak hari ke dua Ramadhan dan hari kedua pendaftaran kuota penuh.
Adapun daerah yang akan menjadi lokasi penukaran uang baru yakni, tanggal 7 April di Bukittinggi- Payakumbuh, 12 April di Pasaman barat - Solok, 13 April di Padang panjang- tanah datar, 19 April di Pasaman dan Dharmasraya, selanjutnya pada tanggal 21 April di Pesisir selatan dan Sijunjung, terakhir 26 April di Solok Selatan dan sawah Lunto. ( Dina )







0 Komentar