Tanamonews.com — Suasana berbeda terlihat di halaman Kantor Kepala Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, dalam rangkaian kegiatan TMMD Reguler Ke-128 Kodim 0702/Purbalingga non fisik. Jika biasanya warga berkumpul untuk musyawarah atau kegiatan desa, kali ini mereka berdiri mengelilingi kobaran api kecil sambil memegang alat pemadam.
Satu per satu warga dan anggota linmas mencoba praktik memadamkan api menggunakan alat sederhana hingga Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Di bawah arahan petugas Damkar Bobotsari, para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan.
Beberapa ibu-ibu terlihat sempat gugup saat pertama kali mencoba menggunakan APAR. Namun suasana perlahan berubah lebih cair ketika mereka berhasil memadamkan api dan disambut tepuk tangan warga lainnya. Sementara di sudut lain, bapak-bapak dan anggota linmas serius memperhatikan teknik penanganan kebakaran rumah tangga yang aman.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari program non fisik TMMD yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi situasi darurat. Kapos Damkar Bobotsari, Teguh Priyanto, mengatakan kebakaran rumah tangga sering kali terjadi dari hal sederhana di dapur, terutama akibat kebocoran gas maupun regulator.
“Melalui pelatihan ini kami ingin masyarakat tahu cara penanganan awal ketika terjadi kebakaran kecil di rumah. Jangan sampai karena panik, api justru cepat membesar dan membahayakan,” ujarnya, Selasa (12/5/2026). Menurut Teguh, keterampilan dasar memadamkan api penting dimiliki seluruh masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, karena kebakaran bisa terjadi kapan saja.
“Kami sengaja memberikan praktik langsung supaya warga benar-benar paham cara menggunakan alat sederhana maupun APAR. Harapannya ketika ada kejadian, masyarakat bisa lebih sigap melakukan penanganan pertama sebelum petugas datang,” katanya. Antusiasme warga pun terlihat hingga kegiatan selesai. Tidak sedikit peserta yang kembali mencoba penggunaan APAR untuk memastikan mereka memahami teknik pemadaman dengan benar.
Bagi warga Desa Krangean, pelatihan tersebut menjadi pengalaman baru yang bermanfaat sekaligus menambah rasa percaya diri menghadapi potensi kebakaran di lingkungan rumah. Di tengah pembangunan fisik yang terus berjalan dalam program TMMD Reguler Ke-128 Purbalingga, pelatihan itu menjadi pengingat bahwa membangun desa juga berarti membangun kesiapan dan keselamatan masyarakatnya.







0 Komentar