Tanamonews.com, Padang — Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Negeri Padang (UNP), dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia Kota Padang berkolaborasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pengembangan pembelajaran kimia berbasis teknologi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMA Negeri 1 Padang pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Kegiatan bertajuk “Pengenalan Percobaan Kimia Komputasi dalam Menunjang Pembelajaran Kimia untuk Siswa SMA Sederajat dan Peningkatan Kompetensi Guru MGMP Kimia dalam Meningkatkan Mutu Laboratorium serta Konsep Pembelajaran Wilayah Kota Padang” ini menghadirkan Dr. Muhammad Yudhistira Azis dari Kimia ITB dan Dr. Riga dari Kimia UNP sebagai pemateri. Selain dosen, kegiatan tersebut juga melibatkan mahasiswa Program Studi Kimia ITB, yakni Abil Adrian dan Fuad Akbar dari angkatan 2023.
Kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan guru kimia ini menjadi wadah berbagi pengetahuan sekaligus penguatan kompetensi dalam menghadirkan pembelajaran kimia yang lebih inovatif dan relevan dengan perkembangan teknologi. Melalui kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan kimia komputasi sebagai salah satu pendekatan dalam pembelajaran kimia. Pendekatan tersebut memungkinkan berbagai konsep kimia untuk divisualisasikan dan dieksplorasi melalui teknologi digital sehingga dapat membantu peserta didik memahami materi secara lebih interaktif.
Dr. Muhammad Yudhistira Azis menyampaikan materi terkait pengenalan percobaan kimia komputasi, sementara penguatan kompetensi guru juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Para peserta memperoleh ruang untuk memahami peluang penerapan teknologi dalam pembelajaran sekaligus pengembangan konsep laboratorium dan pembelajaran kimia di sekolah. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas cara pandang terhadap pembelajaran kimia yang selama ini identik dengan kegiatan praktikum di laboratorium. Dengan dukungan teknologi, proses pembelajaran dapat dikembangkan melalui visualisasi dan eksplorasi digital tanpa menghilangkan pentingnya pemahaman konsep dan eksperimen secara langsung.
Kegiatan pengabdian ini juga sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Pada SDGs 4 atau Quality Education, kegiatan diarahkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi pendidik. Sementara itu, semangat SDGs 17 atau Partnerships for the Goals tercermin melalui sinergi antara ITB, UNP, mahasiswa, dan MGMP Kimia Kota Padang. Pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam pembelajaran sains juga menjadi bagian dari dukungan terhadap SDGs 9, khususnya dalam mendorong pengembangan inovasi dan pemanfaatan teknologi untuk pendidikan.
Melalui kolaborasi tersebut, pengembangan pembelajaran kimia diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan satu kegiatan. Sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan dapat terus berlanjut untuk memperkuat kompetensi guru, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mempersiapkan generasi muda yang mampu beradaptasi dengan perkembangan sains dan teknologi. Kolaborasi, inovasi, dan pemanfaatan teknologi menjadi langkah bersama dalam membangun pendidikan kimia yang lebih adaptif dan berkelanjutan.







0 Komentar