PIMRED : ROBBY OCTORA ROMANZA (WARTAWAN UTAMA)

6/recent/ticker-posts
"SEBAR LUASKAN INFORMASI KEGIATAN DAN PROMOSI USAHA ANDA DISINI"

Kukuhkan Pengurus 2026 - 2031, IKTASS Jabodetabekban Perkuat Kolaborasi Perantau

Tanamonews.com, Jakarta - Ikatan Keluarga Talang Sungai Jernih (IKTASS) Jabodetabekban menggelar Silaturahim, Pengesahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta Pengukuhan Pengurus IKTASS periode 2026–2031 di Taman Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (6/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar Talang dan Sungai Jernih yang berada di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Banten untuk mempererat silaturahim sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi. Kegiatan turut dihadiri Penasehat, Dewan Pembina, jajaran pengurus, Bundo Kanduang, serta dunsanak keluarga besar IKTASS Jabodetabekban.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam membangun organisasi yang mampu menjadi rumah bersama bagi perantau Talang dan Sungai Jernih. Pengukuhan kepengurusan periode 2026 - 2031 diharapkan menjadi awal penguatan peran IKTASS sebagai wadah yang mampu menghubungkan potensi para perantau, membangun kepedulian antarsesama, serta mendorong kontribusi nyata bagi kampung halaman.

Ketua IKTASS Jabodetabekban A. Dt. Tan Biro Sati, SH mengatakan, keberadaan IKTASS tidak semata-mata sebagai organisasi tempat berkumpulnya masyarakat Talang dan Sungai Jernih di perantauan. Lebih dari itu, IKTASS diharapkan menjadi rumah bersama yang mampu menjaga ikatan kekeluargaan lintas generasi. “IKTASS harus menjadi ruang bagi dunsanak untuk saling mengenal, saling membantu, dan membangun kolaborasi. Kita ingin kebersamaan di rantau dapat memberikan manfaat, tidak hanya bagi anggota IKTASS, tetapi juga bagi kampung halaman,” ujarnya.

Menurutnya, pengesahan AD/ART juga menjadi bagian penting dalam memperkuat fondasi organisasi. Dengan tata kelola yang semakin jelas, kepengurusan periode 2026 - 2031 diharapkan dapat menjalankan program secara lebih terarah, terbuka, dan berkelanjutan. Perkuat Kolaborasi Potensi Perantau. IKTASS melihat besarnya potensi dunsanak Talang dan Sungai Jernih yang tersebar di Jabodetabek dan Banten sebagai modal sosial yang perlu dihimpun dan dikolaborasikan. 

Para perantau memiliki latar belakang profesi, pengalaman, keahlian, dan jaringan yang beragam. Potensi tersebut diharapkan dapat dikembangkan melalui berbagai program di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, keagamaan, kepemudaan, serta kegiatan lain yang memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat. Karena itu, kepengurusan baru didorong tidak hanya aktif menyelenggarakan kegiatan silaturahim, tetapi juga membangun komunikasi lintas generasi dan membuka ruang yang lebih besar bagi keterlibatan generasi muda. 

Sekretaris IKTASS Jabodetabekban Romvi Sora, SE menambahkan, semangat kebersamaan tersebut selanjutnya perlu diterjemahkan ke dalam program kerja yang konkret. “Setelah pengukuhan, tantangan kita adalah bagaimana semangat kebersamaan ini diwujudkan menjadi program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh dunsanak. Kolaborasi menjadi kunci karena IKTASS dibangun dari kito dan untuk kito basamo,” katanya.

Rawat Tradisi melalui Makan Bajanangan. Yang tidak kalah menarik, kegiatan tersebut juga menghadirkan nuansa tradisi Nagari Talang dan Sungai Jernih. Bundo Kanduang IKTASS dengan penuh antusias menyiapkan prosesi makan bersama melalui tradisi makan bajanangan. Makan bajanangan tidak hanya menjadi bagian dari jamuan bagi dunsanak yang hadir, tetapi juga menjadi sarana untuk menghadirkan kembali suasana kampung halaman di tengah kehidupan perantauan. 

Kebersamaan dalam satu jamuan menjadi simbol eratnya hubungan kekeluargaan sekaligus ruang untuk mengenalkan dan meneruskan tradisi kepada generasi berikutnya. “Dengan tidak melupakan tradisi, kita ingin IKTASS tumbuh sebagai organisasi yang maju tanpa kehilangan akar budaya dan jati dirinya. Dunsanak boleh hidup dan berkembang di rantau, tetapi nilai-nilai kebersamaan, adat, dan tradisi kampung halaman harus tetap kita rawat serta diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar perwakilan IKTASS.

Keterlibatan Bundo Kanduang dalam kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya peran perempuan dalam menjaga nilai, tradisi, dan hubungan kekeluargaan masyarakat Talang dan Sungai Jernih di perantauan. “Dirantau Basatu, di Kampuang Baguno” Selain agenda organisasi dan makan bajanangan, kegiatan juga diisi dengan ramah tamah dan berbagai hiburan keluarga, seperti organ tunggal, lomba karaoke, serta pembagian doorprize.

Suasana kekeluargaan menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Pertemuan tidak hanya menjadi kesempatan bagi dunsanak yang telah lama saling mengenal untuk kembali bertemu, tetapi juga membuka ruang perkenalan dan membangun kedekatan antar generasi keluarga Talang dan Sungai Jernih di perantauan.

Semangat kepengurusan IKTASS periode 2026 - 2031 kemudian dirangkum melalui pesan: “Dirantau Basatu, di Kampuang Baguno.” Pesan tersebut menegaskan bahwa persatuan yang dibangun di rantau diharapkan tidak berhenti pada silaturahim, tetapi berkembang menjadi kekuatan kolaborasi yang memberikan manfaat bagi dunsanak sekaligus berkontribusi terhadap kampung halaman.

IKTASS Jabodetabekban berkomitmen i menjadikan momentum pengukuhan pengurus periode 2026 - 2031 sebagai titik awal membangun organisasi yang semakin solid, inklusif, kolaboratif, serta tetap berakar pada adat dan tradisi Nagari Talang dan Sungai Jernih. “Bersatu dalam Silaturahim, Menguatkan Ukhuwah, Membawa Manfaat untuk Sesama.”YM

Posting Komentar

0 Komentar





Selamat datang di Portal Berita, Media Online : www.tanamonews.com, atas nama Redaksi mengucapkan Terima kasih telah berkunjung.. tertanda: Owner and Founding : Indra Afriadi Sikumbang, S.H. Tanamo Sutan Sati dan Pemimpin Redaksi : Robby Octora Romanza