Tanamonews.com, Padang — Kabupaten Pesisir Selatan kembali mencatatkan prestasi di bidang literasi. Selain menerima Anugerah Bunda Literasi, daerah itu juga memiliki satu-satunya perpustakaan yang berhasil meraih klasifikasi kelas A di Sumatera Barat.
Anugerah Bunda Literasi tersebut diterima Anggota DPR RI Komisi VIII sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, S.E., M.M.Tr., dalam Festival Literasi Sumatera Barat di Kota Padang, Selasa (8/9/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, S.P. Lisda menjadi salah satu dari dua Bunda Literasi yang menerima penghargaan pada kegiatan tersebut.
Lisda mengatakan penghargaan yang diterimanya menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus memperkuat gerakan literasi di Kabupaten Pesisir Selatan.
“Alhamdulillah, hari ini saya menerima Anugerah Bunda Literasi yang diserahkan langsung oleh Bapak Gubernur Sumatera Barat. Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus mendorong gerakan literasi di Kabupaten Pesisir Selatan,” ujar Lisda.
Menurut Lisda, capaian tersebut semakin lengkap dengan keberhasilan perpustakaan di Pesisir Selatan memperoleh klasifikasi kelas A.
“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi Pesisir Selatan. Apalagi perpustakaan kita berhasil meraih klasifikasi kelas A dan menjadi satu-satunya di Sumatera Barat,” katanya.
Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi berbagai pihak dalam mendorong pengembangan perpustakaan serta peningkatan budaya literasi di daerah.
Lisda menilai keberadaan perpustakaan memiliki peran penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan dan bahan bacaan yang berkualitas.
Karena itu, ia berharap capaian klasifikasi kelas A tidak hanya menjadi sebuah predikat, tetapi juga diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Ke depan, kita ingin prestasi ini terus dipertahankan dan ditingkatkan. Yang paling penting, bagaimana perpustakaan benar-benar hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Lisda.
Dalam penerimaan penghargaan tersebut, Lisda didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesisir Selatan, Adril Yesmen, S.Pd., M.Pd.
Kehadiran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bersama Bunda Literasi dalam Festival Literasi Sumatera Barat menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam pengembangan perpustakaan di daerah.
Menurut Lisda, gerakan literasi perlu dibangun secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah, keluarga, sekolah, perpustakaan, serta masyarakat.
Ia juga mendorong agar perpustakaan dapat terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat, sehingga keberadaannya tetap relevan bagi generasi muda.
Dengan status sebagai satu-satunya perpustakaan kelas A di Sumatera Barat, Lisda berharap Pesisir Selatan dapat terus mempertahankan capaian tersebut sekaligus menjadikannya sebagai pemicu untuk meningkatkan budaya membaca masyarakat.
“Harapan kita, perpustakaan ini terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya mencerdaskan generasi Pesisir Selatan,” tutur Lisda.
Penghargaan Bunda Literasi yang diterima Lisda bersama capaian perpustakaan kelas A diharapkan semakin memperkuat posisi Pesisir Selatan dalam pengembangan gerakan literasi di Sumatera Barat.









0 Komentar