• Breaking News

    Mahyeldi : Realisasi Target PAD Hanya 82.11 Persen LKPj Padang 2016

    Walikota Padang, Mahyeldi Dt Marajo menyampaikan nota LKPj APBD Padang 2016 pada paripurna DPRD yang dipimpin Wakil Ketua Asrizal, Selasa (4/7/2017)
    Padang(SUMBAR),TN - Walikota Padang, Mahyeldi Dt Marajo mengucapkan terima kasih atas peran media dalam mendukung pembangunan di Padang.

    "Kota Padang, selama kepemimpinan Mahyeldi-Emzalmi telah mendapat tiga meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengeculian (WTP) dari BPK RI. Hal ini tidak lepas dari peran semua pihak termasuk media yang selalu memberi masukan maupun kritikan terhadap program-program kami. Kita tidak akan menjawab kritikan melalui tulisan, tapi dengan kerja nyata," tegas Mahyeldi usai penyampaian LKPj APBD 2016 rapat paripurna DPRD Padang, Selasa (4/7/2017).

    Dalam paripurna tersebut, Mahyeldi menyampaikan realisasi pendapatan Pemerintah Kota Padang, tahun anggaran 2016 sebesar Rp1,969 triliun atau 98,43 persen dari target sebesar Rp2 triliun. Pendapatan daerah tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer serta lain-lain pendapatan daerah yang sah.

    "PAD tahun 2016 hanya terealisasi sebesar Rp391,93 atau 82,11 persen dari target sebesar Rp476,78 miliar," tambahnya.

    Perbandingan terencana realisasi yang telah dicapai dari masing-masing komponen PAD terdiri atas pajak daerah dengan realisasi sebesar Rp256,75 miliar atau 86,94 persen dari target Rp295,37 miliar.

    Retribusi daerah dengan realisasi Rp35,52 miliar dari target sebesar Rp49,39 miliar, kemudian pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dengan realisasi Rp13,46 miliar atau 71,90 persen dari target Rp18,72 miliar dan lain-lain PAD yang sah.

    Pendapatan transfer terealisasi 103,84 persen dari target Rp1,481 triliun dengan rincian transfer pemerintah pusat atau dana perimbangan dengan realisasi Rp1,435 triliun atau 103,19 persen dari target Rp1,331 triliun, yang terdiri dari bagi hasil pajak, bagi hasil sumber daya alam, dana alokasi umum, dana alokasi khusus serta transfer pemerintah pusat dan provinsi.

    Selain itu, untuk belanja daerah tahun anggaran 2016 terealisasi Rp2,17 triliun dari target sebesar Rp2,35 triliun dengan rincian belanja operasi yang merupakan pengeluaran anggaran untuk kegiatan sehari-hari pemerintah daerah yang memberikan manfaat jangka pendek dengan realisasi 94,49 persen dari target Rp1,867 triliun.

    "Yang terdiri dari belanja pegawai, belanja barang, belanja bunga, belanja hibah, belanja subsidi, belanja bantuan sosial dan belanja bantuan keuangan," sebutnya.

    Dikatakan Mahyeldi, secara keseluruhan pelaksanaan APBD 2016 Kota Padang telah diperiksa BPK RI Perwakilan Provinsi Sumbar pada 29 Maret 2017 dan memperoleh pendapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

    Mahyeldi berharap, hal yang telah disampaikan tersebut dapat dibahas DPRD dan dapat disempurnakan dengan masukan-masukan ke arah yang lebih baik ke depannya. 

    #IA-001/vri

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728
    Selamat datang di Website www.tanamonews.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pimred: Indra Afriadi