Masuk 15 Danau Prioritas, Lintas Sektoral Upayakan Pelestarian Danau Singkarak - Tanamonews.com
  • Breaking News

    Masuk 15 Danau Prioritas, Lintas Sektoral Upayakan Pelestarian Danau Singkarak

    Tanah DatarDanau Singkarak merupakan danau terbesar di Sumatera Barat yang membentang di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Solok dan jadi brand iven balap sepeda Tour de Singkarak serta menjadi salah satu dari 15 danau prioritas di Indonesia.


    “Danau Singkarak memiliki banyak potensi di antaranya Sumber Daya Air, Perikanan, Pariwisata dan lainnya, namun juga mempunyai beberapa permasalahan seperti pemanfaatan lahan yang tidak sesuai dengan tata guna lahan, adanya lahan kritis, erosi, pencemaran limbah dan sampah yang bermuara di danau,” kata Bupati Tanah Datar diwakili Sekda Irwandi saat audiensi kepada beberapa Kementerian RI saat kunjungan dalam upaya penyelamatan danau Singkarak, Rabu (19/02/2020) di aula eksekutif Kantor Bupati di Pagaruyung.

    Sekda Irwandi menambahkan, plasma nutfah ikan bilih yang merupakan ikan endemik danau Singkarak yang terancam perlu dilakukan penanganan. “Ikan Bilih sebagai ikan endemik terancam punah akibat penangkapan yang tidak selektif dan menggunakan alat tangkap tidak sesuai ketentuan. Karenanya tentu dibutuhkan penanganan oleh pemangku kepentingan di daerah dan pusat,” tambah Irwandi.

    Di Tanah Datar, tambah Irwandi, sudah dilakukan berbagai upaya penyelamatan danau Singkarak. “Pemkab sudah lakukan penertiban bagan, memberikan bantuan bioflog atau kolam terpal lele, pembinaan kelompok nelayan, pengadaan rumpon dan reservat, melakukan aksi bersih danau sampai pembuatan Peraturan Nagari tentang larangan penggunaan alat tangkap Bagan yang telah dilahirkan Nagari Sumpur, namun upaya ini belum maksimal karena berbagai keterbatasan, seperti anggaran dan regulasi,” ujar Sekda.

    Tentunya, ujar Irwandi, kunjungan tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI bersama Kementerian terkait lainnya diharapkan membantu Pemkab Tanah Datar dalam upaya penyelamatan Danau Singkarak. “Kami menyampaikan ungkapan terima kasih atas kunjungan dari beberapa Kementerian RI ini, tentunya kami berharap bisa memberikan bantuan dan prioritas program kegiatan untuk penyelamatan danau Singkarak, seperti pembangunan DAM parit, pengembangan komunitas pertanian ramah lingkungan, bantuan bioflok, pembangunan penahan tebing, penanaman pohon bakau ataupun bantuan-bantuan lainnya. Tentunya itu semua untuk kelestarian danau yang sangat indah ini,” tukas Sekda.

    Sementara itu Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Bakhrizal Bakti menyampaikan, Danau Singkarak yang juga terletak di kawasan Kabupaten Solok mempunyai persoalan yang sama dengan disampaikan Sekda Tanah Datar.

    “Permasalahan pengelolaan danau Singkarak yakni kerusakan Daerah Tangkapan Air (DTA) dan sempadan, kegiatan perikanan dengan bagan, pencemaran akibat sampah serta peningkatan sedimentasi akibat kerusakan lahan,” katanya.

    Pemerintah Kabupaten Solok pun sudah lakukan upaya penyelamatan dan pengelolaan, kata Bakhrizal, seperti pengembangan kampung budaya, penyusunan rencana pengelolaan danau 2019 – 2023, penataan rest area serta penerbitan regulasi tentang bagan dan alat penangkap ikan di perairan Danau Singkarak.

    Selepas itu Inge Retnowati Kasubdit Pengendalian Kerusakan Danau Kementerian LHK RI menyampaikan, ia bersama tim dari Kementerian yang turun langsung dari Kementerian PU PR, Pertanian, Kelautan dan Perikanan lakukan audiensi dan kunjungan langsung ke lokasi Danau Singkarak untuk meninjau dan melihat secara nyata terhadap permasalahan yang ada.

    “Tim kita bersama dinas Provinsi Sumbar didampingi dinas terkait di Tanah Datar dan Kabupaten Solok akan meninjau keadaan nyata di lapangan, sehingga apa yang kita terima dan lihat akan kita laporkan ke masing-masing Kementerian untuk dijadikan acuan dalam pelaksanaan program dan kegiatan untuk penyelamatan Danau Singkarak ini,” sampainya.

    Namun, tambah Inge Retnowati, diharapkan dukungan dan kerja sama dari dua pemerintah daerah di mana danau Singkarak masuk dalam kawasannya. “Tentu kami berharap juga, kita saling koordinasi dan sinergi untuk pelaksanaan program kegiatan antara Tanah Datar dan Pemkab Solok termasuk pemprov serta pusat, sehingga ini bisa dijadikan kekuatan kita untuk menjaga dan melestarikan Danau Singkarak untuk lebih terpelihara lagi,” tukasnya.

    Turut hadir Kabid Tata Lingkungan Dinas LH Provinsi Sumbar Yusmike Yisra, Kadis Pariwisata Kab. Solok Nasripul Romika, Kadis Perikanan dan Pangan Kab. Solok Admaizon beserta rombongan, serta kepala OPD dan Kabid serta Kabag terkait di Lingkungan Pemkab Tanah Datar. (Rel*)

    Tidak ada komentar

    Selamat datang di Portal Berita www.tanamonews.com : Legalitas perusahaan media SIUP. No. SK 0075/03.07/MK/SIUP/V/2017-TDP. No. : 03.07.3.58.05437-IG. No. SK : 1078/IG-NI/DPMPTSP/V/2017 - NPWP. Badan : S-4488KT/WPJ.27/KP.0403/2017 - Diskominfo : 555.166/Diskominfo/IV-2017-Surat Domisili : 470/44/APK-IV/2017. Bank Nagari : 2100.0210.45535-821039217 dan BRI : 5466-01-017035-53-8 a/n Pt. Tanamo Media Inter Pers, atas nama segenap redaksi dan Pimpinan Pt. Tanamo Media Inter Pers, mengucapkan Terima kasih telah berkunjung.. tertanda: Owner, Pendiri dan Direksi : Indra Afriadi dan Pemimpin Redaksi : Robby Octora Romanza