Ticker

6/recent/ticker-posts

PSBB Belum Optimal, DPRD Padang Nilai Warga Tak Disiplin

Padang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang mengatakan, masih adanya warga kota yang keluar di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menunjukkan indikasi tidak disiplinnya warga.


Tanamonews | "Baru tiga hari pelaksanaan PSBB, masih ada warga yang keluar rumah untuk keperluan tak penting. Ini salah satu indikasi tidak disiplinnya warga kota. Padahal pemerintah sudah menganjurkan untuk tetap di rumah dan hanya keluar untuk kepentingan mendesak," kata Ketua Komisi III DPRD Kota Padang, Azwar Siri, saat dihubungi, Jumat, 24 April 2020.

Ia mengatakan ini menunjukkan indikator kesidiplinan yang rendah. "Selain itu, bagi mereka yang keluar rumah juga tidak menggunakan masker. Jika ditelurusri risikonya, itu tidak hanya merugikan diri mereka sendiri, namun juga orang lain," jelasnya.

Menurutnya dalam situasi pandemi seperti ini, semua pihak harus memberikan keteladanan dan penyuluhan serta saling mengingatkan pentingnya PSBB. "Ini agar pemutusan mata rantai COVID-19 ini cepat sehingga tidak da lagi penularan terhadap warga lainnya," terangnya.

Pemerintah provinsi Sumatera Barat mulai menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak Rabu, 22 April 2020. PSBB dilaksanakan selama 15 hari hingga 5 Mei 2020. Dalam masa itu, masyarakat diharapkan tetap di rumah. Jika memang ada keperluan ke luar rumah, maka diwajibkan pakai masker. (*)

Posting Komentar

0 Komentar



Tanamo News TV Channel




Welcome to Tanamo News.com