Efek Ekonomi MTQ Nasional XXVIII Sumbar Dirasakan Oleh Pengusaha Penginapan - Tanamonews.com
  • Breaking News

    Efek Ekonomi MTQ Nasional XXVIII Sumbar Dirasakan Oleh Pengusaha Penginapan

    Padang - Pengelola penginapan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) merasakan pergerakan ekonomi yang hunian. Hal ini diakibatkan oleh rombongan kafilah dan kontingen Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-28 yang dihelat di Kota Padang dan Padang Pariaman 12-21 November 2020.

    Tanamonews | Pengelola Penginapan Balinda Guest House, Balinda, Sabtu (14/11/2020) mengatakan semenjak digelarnya lomba MTQ Nasional di Sumbar memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi.

    “Alhamdulillah karena MTQ pergerakan ekonomi meningkat, semenjak pandemi Covid-19 melanda,” kata Balinda.

    Akan tetapi, pihaknya tidak mau mengambil keuntungan sewaktu-waktu dari tamu, yang mengikuti kegiatan MTQ. Menurutnya, harga sewa kamar masih sesuai dengan harga yang telah menurunkan pihaknya semenjak pandemi Covid-19 melanda.

    "Harga sudah kami turunkan sejak Covid-19 melanda sampai sekarang. Dimana, harga yang ditawarkan mulai dari Rp120 ribu - maksimal Rp180 ribu per-hari. Padahal sebelum Covid-19 harga kamar Rp200 ribu - Rp300 ribu per-hari," ucapnya.

    Balinda mengatakan dalam berbisnis tidak terlepas dari untung dan rugi, namun pelayanan tetap menjadi skala prioritas. "Alhamdulillah, pegawai kami masih bisa bekerja walaupun didera hantaman ekonomi akibat pandemi ini. 

    Sedangkan, fasilitas sama. Tapi, biasanya pakai sarapan pagi (breakfast) namun sekarang tidak lagi, menilai kita turunkan agar bisa bersaing dengan yang lain," bebernya.

    Dalam pelayanan terhadap pengunjung, pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Bahkan pihaknya juga menyedian satu kamar khusus untuk masyarakat yang tidak mampu secara cuma-cuma alias gratis.

    "Sebenarnya satu kamar cadangan itu bagi siapa yang membutuhkan. Misalnya ada yang tidak mampu, dan kita bisa kasih, apalagi ada melek surat miskin," lanjutnya.

    Kendati ekonomi lesu, pihaknya selalu taat pajak. Hal itu dibuktikan dengan Balinda Guest House masuk urutan sepuluh besar sebagai penginapan yang taat pajak. 

    "Alhamdulillah, dampak taat bayar pajak, dari program bantuan dana hibah kementerian pariwisata ekonomi kreatif. Untuk kriteria hotel / Penginapan yang bayar pajak selama Covid-19 masih dapat membantu harapan untuk dapat membantu program ini," katanya.

    Saat ini, katanya, Balinda Guest House memiliki 9 kamar yang dilengkapi Air Conditioner (AC) ditambah satu kamar khusus untuk masyarakat yang tidak mampu. Yakni, 6 unit kamar Deluxe harga Rp 180 ribu per-hari dan 2 unit kamar Superior harga Rp 150 ribu. Satu unit kamar Standar harga Rp 120 ribu.

    Balinda Guest House salah satu penginapan yang dekat dari pusat kota Padang, penginapan berkonsep syariah yang diklaim memiliki fasilitas kamar dan layanan hotel berbintang. 

    Terletak di Komplek Pola Mas U-7, Alai Parak Kopi, Padang. Akses angkutan mudah, angkutan online atau pribadi dan dekat dengan stasiun kereta api.

    Ia menyebutkan, dilantai dua terdapat musala dan tempat santai (lounge) bagi tamu. "Tiap kamar sudah ada AC, TV LED, shower dan ruang kerja. Kami juga menyediakan akses internet gratis melalui jaringan wifi kepada pengunjung," tutupnya. (Hms-Sumbar)

    Tidak ada komentar

    Selamat datang di Portal Berita www.tanamonews.com : Legalitas perusahaan media SIUP. No. SK 0075/03.07/MK/SIUP/V/2017-TDP. No. : 03.07.3.58.05437-IG. No. SK : 1078/IG-NI/DPMPTSP/V/2017 - NPWP. Badan : S-4488KT/WPJ.27/KP.0403/2017 - Diskominfo : 555.166/Diskominfo/IV-2017-Surat Domisili : 470/44/APK-IV/2017. Bank Nagari : 2100.0210.45535-821039217 dan BRI : 5466-01-017035-53-8 a/n Pt. Tanamo Media Inter Pers, atas nama segenap redaksi dan Pimpinan Pt. Tanamo Media Inter Pers, mengucapkan Terima kasih telah berkunjung.. tertanda: Owner, Pendiri dan Direksi : Indra Afriadi dan Pemimpin Redaksi : Robby Octora Romanza