Tanamonews.com, Dharmasraya – Akselerasi pembangunan infrastruktur di Kabupaten Dharmasraya terus menorehkan catatan impresif. Di bawah komando taktis Bupati Annisa Suci Ramadhani, Pemkab Dharmasraya kembali membuktikan komitmennya dalam merealisasikan pemerataan konektivitas pinggiran.
Langkah nyata ini terlihat pada proyek pengaspalan jalan strategis penghubung wilayah Marga Makmur menuju Beringin Sakti (SP 3) di Nagari Taratak Tinggi, Kecamatan Timpeh, yang kini bersiap memasuki babak baru. Kamis (30/07/26). Bagi masyarakat setempat, realisasi megaproyek ini bagaikan oase di tengah gurun.
Jalur vital tersebut merupakan urat nadi perekonomian regional yang menjadi perlintasan harian kendaraan berat pengangkut kelapa sawit dan Crude Palm Oil (CPO). Selama bertahun-tahun, warga dipaksa akrab dengan penderitaan menahun akibat kondisi jalan yang memprihatinkan.
Mengakhiri Nestapa dan Penderitaan Menahun Warga
Saat intensitas hujan tinggi, jalur ini berubah menjadi kubangan lumpur eksentrik yang licin dan mengancam keselamatan, bahkan kerap membuat truk sawit terperosok ke dalam parit. Sebaliknya, saat musim kemarau tiba, kepulan debu tebal menjadi polusi udara harian yang merusak kesehatan masyarakat.
Penantian panjang itu kini tuntas. Ungkapan rasa syukur dan apresiasi mendalam mengalir deras dari jagat maya maupun nyata. EM Rizal, salah seorang warga Nagari Taratak Tinggi, secara terbuka menyampaikan rasa takzim atas kepemimpinan sang bupati yang dinilai konsisten menepati janji politiknya.
"Alhamdulillah, terima kasih Ibu Bupati Dharmasraya yang telah menepati janjinya untuk pengaspalan jalan dari Marga Makmur ke Beringin Sakti. Ini murni demi kemajuan nagari dan masyarakat," tutur EM Rizal emosional.
Optimisme senada turut disuarakan oleh barisan tokoh masyarakat setempat seperti MasUda Malanca, Pak Chimen, hingga Ook Ahdori Suliman. Meskipun pengerjaan dilakukan secara bertahap, ekspektasi publik begitu besar agar kesinambungan pembangunan ini terus dikawal hingga tuntas pada tahun anggaran berikutnya.
Garansi Mutu Lapangan: Tim Gabungan Eksekusi Opname Teknis
Komitmen makro Bupati Annisa langsung diterjemahkan secara rigid dan presisi oleh jajaran teknis di lapangan. Guna menggaransi mutu dan ketahanan jangka panjang, tim gabungan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Dharmasraya meluncur ke lokasi pada Rabu (29/7/2026).
Tim lintas sektor ini mengeksekusi pemeriksaan teknis (opname) komprehensif terhadap kesiapan lapisan agregat kelas B dan A. Agenda krusial ini diinisiasi atas permintaan resmi pihak korporasi, PT Bina Pratama Sakato Jaya, melalui perwakilannya Toma Permana, untuk memastikan seluruh struktur dasar jalan memenuhi standar kelayakan sebelum hamparan aspal panas (hotmix) diaplikasikan.
Kepala Dinas PUPR Dharmasraya, Zakirman, didampingi pengawas lapangan, Peri, mengonfirmasi bahwa secara umum geometri dan struktur dasar jalan sepanjang 1,5 kilometer tersebut sudah terbentuk dengan baik. Kendati demikian, Zakirman melepaskan instruksi tegas demi memitigasi risiko kerusakan dini.
"Secara keseluruhan strukturnya sudah bagus. Namun, ada catatan pengerjaan yang harus segera ditindaklanjuti. Pihak pelaksana wajib melakukan pemantapan ulang pada empat titik tertentu yang kami nilai masih memerlukan penguatan struktur. Ini penting agar saat aspal dihamparkan nanti, jalan tidak mudah amblas," tegas Zakirman.
Simbiosis Mutakhir: Sinkronisasi CSR Swasta dan APBD
Proyek prestisius ini sekaligus menjadi role model mutakhir atas keberhasilan skema berbagi peran (sharing) antara pemerintah daerah dan sektor swasta. Dalam konsesi ini, PT Bina Pratama Sakato Jaya mengambil porsi pendanaan untuk pengerjaan lapisan agregat grade A dan B melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Di sisi lain, Pemkab Dharmasraya mengalokasikan stimulus anggaran sebesar Rp3,96 miliar dari APBD untuk mengeksekusi tahap pengaspalan, yang saat ini performanya tengah dalam proses pelelangan resmi. Koordinator Bidang Pengendalian Pelaksanaan dan Informasi Penanaman Modal DPMPTSP, Yenni Herlentina, mewakili Kepala Dinas Naldi, menegaskan bahwa orkestrasi pembangunan ini merupakan buah dari kepiawaian diplomasi Bupati Annisa Suci Ramadhani.
“Realisasi proyek strategis ini tidak terlepas dari peran aktif Ibu Bupati, Annisa Suci Ramadhani. Beliau secara intensif mengawal komunikasi serta membangun komitmen kuat dengan pihak manajemen perusahaan, sehingga program CSR ini bisa tepat sasaran dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Timpeh,” jentre Yenni.
Merespons evaluasi tim teknis Pemkab, PT BPSJ berkomitmen penuh untuk memacu pembenahan di empat titik kritis tersebut. Jika seluruh indikator berjalan sesuai linimasa, fungsionalisasi jalan poros ini ditargetkan memasuki fase hotmix pada pertengahan Agustus 2026 mendatang. Sebagai informasi pelengkap, pengerjaan jalan di Nagari Taratak Tinggi ini hanyalah satu dari serangkaian intervensi infrastruktur berbasis CSR.
Di bawah kepemimpinan visioner Bupati Annisa Suci Ramadhani, Pemkab Dharmasraya mencatatkan rekor gemilang dengan berhasil menghimpun akumulasi dana CSR korporasi senilai total Rp31,55 miliar, yang seluruhnya diredistribusikan untuk memicu pertumbuhan infrastruktur di seluruh pelosok bumi Ranah Cati Nan Tigo. Penulis : Dimetri Robby







0 Komentar