Tanamonews.com, Padang - Rapat Paripurna DPRD Kota Padang dalam rangka penutupan masa sidang III sekaligus pembukaan masa sidang I tahun 2025, yang digelar di ruang sidang utama DPRD Kota Padang. Hingga akhir masa sidang III, DPRD Padangbersama Pemerintah Kota Padang telah menetapkan 9 Peraturan Daerah (Perda) serta 2 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).
Rapat Paripurna DPRD Kota Padang yang dihadiri langsung Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi atas kerja sama DPRD dan seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung penyusunan hingga penetapan Perda. Menurutnya, sinergi ini menjadi modal penting untuk menghadapi masa sidang berikutnya. Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion pimpin Rapat Paripurna DPRD Kota Padang Tutup Masa Sidang III 2025 dan Buka Masa Sidang I Tahun 2025/2026 di Gedung DPRD Kota Padang, Aie Pacah, Kamis (28/8/2025).
Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Padang Tutup Masa Sidang III 2025 itu dilakukan penyerahan laporan kunjungan kerja komisi-komisi di DPRD yang diserahkan kepada Wali Kota Padang melalui Ketua DPRD, Muharlion. Muharlion menyampaikan, pada masa sidang III periode Mei sampai Agustus 2025, banyak agenda yang dituntaskan DPRD, diantaranya APBD Perubahan 2025, menyelesaikan KUA PPAS 2026.
"Kita juga menuntaskan RPJMD, banyak juga PR-PR yang kita tuntaskan pada masa sidang kali ini yang memang cukup padat. Sementara untuk masa sidang ke-I tahun 2025/2026 kita juga akan menyelesaikan APBD 2026 serta beberapa Ranperda, termasuk Ranperda Kelembagaan Adat yang masuk dalam salah satu progul Wako, kemudian ada pencabutan, dan beberapa Ranperda yang harus dilanjutkan," kata Muharlion.
Sekretaris DPRD Kota Padang Hendrzal Azhar pada rapat paripurna itu membacakan surat masuk dan keluar. Ia pun membacakan hasil produk dewan pada Masa Sidang III 2025. Sementara itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran mengatakan, percepatan pembangunan terus diupayakan Pemerintah Kota (Pemko) Padang. Upaya itu dilakukan untuk memastikan berbagai pelayanan masyarakat dapat berjalan maksimal.
Salah satu faktor penting untuk memastikan proses pembangunan berjalan cepat dan tepat adalah kolaborasi intens antara Pemko Padang selaku eksekutif dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) selaku eksekutif. Pada kesempatan itu, Fadly Amran menyampaikan apresiasi terhadap DPRD Kota Padang dan seluruh stakeholder terkait yang sudah mensukseskan penyusunan Ranperda, penetapan Perda, dan agenda-agenda lain pada Masa Sidang III.
"Mudah-mudahan untuk masa sidang selanjutnya kolaborasi dapat lebih intens, makin kuat karena pembangunan dan pekerjaan kita akan lebih berat melihat fenomena efisiensi dan lain-lainnya," kata Fadly Amran. “Kami berterima kasih kepada DPRD Kota Padang dan semua pihak yang telah menyukseskan penyusunan Ranperda hingga penetapan Perda. Ke depan, kolaborasi perlu terus diperkuat, karena tantangan pembangunan akan semakin berat, terutama dalam hal efisiensi anggaran,” ujar Fadly Amran.
Lebih lanjut, Wali Kota juga menyinggung upaya Kota Padang dalam meraih penghargaan Adipura. Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan kota harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. “Kami optimis meraih Adipura, namun ini harus menjadi kerja kolektif. Mari mulai dari rumah masing-masing dengan memilah sampah, mengurangi sampah ke TPA, serta tidak membakar atau membuang sampah sembarangan. Kesadaran inilah yang akan menjadi penentu keberhasilan kita,” ungkapnya.
Ia menambahkan, secara nasional tingkat pengelolaan kebersihan Kota Padang sudah tergolong tinggi. Meski demikian, partisipasi masyarakat tetap harus ditingkatkan. “Alhamdulillah kita sudah sangat baik dalam penilaian, tetapi perlu ditopang oleh kesadaran harian setiap warga. Tiada hari tanpa menjaga lingkungan sekitar,” tutupnya.
0 Komentar