Tanamonews.com, Padang — Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di Universitas Negeri Padang (UNP) resmi dimulai pada Selasa (21/4/2026). Pelaksanaan ini ditandai dengan launching UTBK yang dibuka langsung oleh Rektor UNP, Ir. Krismadinata, Ph.D., dengan penekanan bahwa momen ini menjadi titik awal perjalanan hidup ribuan peserta.
Rektor dalam arahannya saat launching UTBK-SNBT 2026 Selasa subuh menegaskan bahwa seluruh panitia memegang tanggung jawab besar dalam memastikan proses ujian berjalan dengan baik dan berintegritas. Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan UTBK bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, melainkan momentum penting yang akan menentukan masa depan peserta.
“Nasib mereka, jalan hidup mereka dimulai hari ini. Keberadaan kita harus mampu memberikan pengalaman yang baik, bukan sebaliknya. Jangan sampai ada kelalaian yang membuat usaha lebih dari 18 ribu peserta ini menjadi sia-sia. Ini adalah tugas mulia, dan semoga menjadi awal yang baik bagi masa depan mereka,” ujarnya.
Dalam konteks tersebut, UNP menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen menghadirkan layanan seleksi yang inklusif dan merata. Tahun ini, UNP menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Sumatera Barat yang menyediakan fasilitas UTBK bagi peserta disabilitas. Sebanyak tujuh peserta berkebutuhan khusus difasilitasi, terdiri dari empat tunanetra dan tiga tunarungu, dengan penjadwalan khusus sesuai kebutuhan mereka.
Tidak hanya itu, UNP juga kembali menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Sumatera Barat yang membuka lokasi pelaksanaan UTBK di Kepulauan Mentawai. Sebanyak 145 peserta mengikuti ujian di wilayah tersebut selama dua hari dalam empat sesi. Kehadiran lokasi ini menjadi bentuk nyata komitmen UNP dalam memperluas akses pendidikan tinggi hingga ke daerah kepulauan.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni UNP sekaligus Ketua UTBK UNP, Prof. Dr. Refnaldi, S.Pd., M.Litt., menjelaskan bahwa secara keseluruhan terdapat 18.367 peserta yang mengikuti UTBK di UNP tahun ini. Ujian dilaksanakan selama enam hari, mulai 21 hingga 26 April 2026, dalam 12 sesi.
Komitmen ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 4 (Quality Education/Pendidikan Berkualitas) yang menjamin akses pendidikan inklusif dan merata, serta SDG 10 (Reduced Inequalities/Berkurangnya Kesenjangan) melalui upaya pengurangan disparitas akses pendidikan di wilayah kepulauan dan bagi peserta berkebutuhan khusus.







0 Komentar