Tanamonews.com, Dharmasraya – Rumah bukan sekadar susunan bata, kayu, dan atap untuk berteduh. Bagi Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, rumah adalah episentrum kesejahteraan, fondasi utama di mana sebuah keluarga merajut masa depan yang sehat, aman, dan bermartabat. Berangkat dari filosofi mendalam tersebut, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinannya terus bergerak masif mengikis angka Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di bumi Ranah Cati Nan Tigo.
Komitmen tulus sang bupati terekam nyata dalam dua langkah besar yang berjalan beriringan di pertengahan Oktober 2026 ini. Melalui perpanjangan tangan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) yang dikomandoi oleh Silaturahim, S.K.M., M.H., gerak cepat penuntasan RTLH dieksekusi secara transparan dan inklusif.
Ketukan Pintu Transparansi: Verifikasi Lapangan 250 Calon Penerima
Pada Sabtu, 17 Oktober 2026, suasana hangat menyelimuti pelosok daerah saat tim Dinas Perkimtan turun langsung ke lapangan. Langkah ini diambil demi mengawal verifikasi terhadap 250 calon penerima manfaat program bedah rumah yang tersebar merata di 11 kecamatan.
Bupati Annisa menegaskan bahwa setiap rupiah bantuan harus sampai ke tangan yang tepat. Validasi faktual ini krusial dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak terlewatkan. Pendekatan humanis dan teliti ini diadopsi agar program pengetasan kemiskinan berbasis hunian ini berjalan objektif, akuntabel, sekaligus menyentuh langsung akar rumput.
Tangan Dingin Bupati Annisa: Menggandeng Swasta Lewat Sinergi CSR
Keberhasilan Dharmasraya dalam membedah ratusan rumah warga tidak terlepas dari kelihaian Bupati Annisa dalam membangun komunikasi publik dan melobi berbagai pihak. Menyadari bahwa APBD memiliki keterbatasan, ia bergerak taktis merangkul sektor swasta untuk ikut bertanggung jawab membangun daerah.
Buah manis dari kolaborasi tersebut mewujud pada Rabu, 14 Oktober 2026 di Nagari Gunung Selasih, Kecamatan Pulau Punjung. Senyum bahagia terpancar jelas dari wajah Ibu Iptis Wati, salah seorang warga yang kini bisa tersenyum lega setelah menerima kunci rumah barunya. Pembangunan rumah baru layak huni tersebut sepenuhnya dibiayai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Incasi Raya Group.
Serah terima bangunan ini menjadi bukti sahih bahwa di bawah kepemimpinan Bupati perempuan pertama di Sumatra Barat ini, dunia usaha tidak hanya sekadar mencari profit, melainkan hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menyejahterakan masyarakat.
Lompatan Besar Menuju Hunian Layak
Upaya gigih Bupati Annisa dalam mengentaskan RTLH di Dharmasraya terus mendapat apresiasi luas. Media mencatat, selain sukses menggandeng perusahaan lokal, lobi taktis sang Bupati ke tingkat pusat juga berhasil mengamankan kucuran anggaran raksasa dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI sebesar Rp11 Miliar untuk merenovasi total 550 rumah warga pada tahun anggaran 2026.
"Bantuan ini tidak terlepas dari perhatian, komitmen, dan kerja keras Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani yang tiada henti mendorong agar pemenuhan kebutuhan rumah layak bagi warga kurang mampu mendapat dukungan prioritas, baik dari pusat maupun swasta," ungkap Kepala Dinas Perkimtan, Silaturahim.
Dengan sinergi yang terus menguat—mulai dari dana kementerian, keterlibatan aktif legislatif, hingga kepedulian sosial korporasi—visi besar mewujudkan Dharmasraya Sejahtera Merata bukan lagi sekadar slogan di atas kertas infografis, melainkan realitas indah yang kini dinikmati langsung oleh masyarakat di depan pintu rumah mereka sendiri.
Penulis : Dimetri Robby







0 Komentar