Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Erisman Tidak Hadr Di Pelantikan Elly Thrisyanti Jadi Ketua DPRD Kota Padang

    Walikota Padang, Mahyeldi Dt Marajo memberikan selamat pada Ketua DPRD Padang yang baru, Elly Thrisyanti pada paripurna istimewa, Senin (10/7/207). (humas)
    Padang(SUMBAR),TN - Elly Thrisyanti dikukuhkan sebagai ketua DPRD Padang sisa masa jabatan 2014-2019, Senin (10/7/2017). Pelantikan ini tak dihadiri Erisman, ketua DPRD Padang yang diberhentikan partainya berdasarkan SK DPP Partai Gerindra No 01-0003/KPTS/DPP-Gerindra-2017 tentang Pimpinan DPRD dan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang.

    Pengambilan sumpah ketua dewan ini dipandu Ketua Pengadilan Negeri Padang, dihadiri Walikota Padang, Mahyeldi Dt Marajo, Wakil Walikota Padang, Emzalmi serta pimpinan OPD (Organisasi Perangkat daerah) se Kota Padang dan organisasi masyarakat serta undangan lainnya.

    Paripurna istimewa tersebut beranjak dari Keputusan Gubernur Sumbar No. 171-578-2017 tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Pimpinan DPRD Kota Padang sisa masa jabatan 2014-2019, yakni dari H Erisman selaku ketua DPRD sebelumnya kepada Elly Thrisyanti selaku penerima jabatan Ketua DPRD Padang.

    Usai pelantikan dan pengambilan sumpah, Elly berjanji akan membuka kembali program-program yang berpihak pada rakyat, namun belum tuntas dilaksanakan. Elly mengaku, akan terus mendorong anggota dewan bekerja sesuai tupoksi masing-masing.

    "Jabatan ini adalah amanah yang harus dijalankan sebaik-baiknya untuk menampung aspirasi masyarakat, terutama untuk mendorong pembangunan Kota Padang supaya lebih baik lagi ke depannya," ujar Elly.

    Sementara, Wakil Ketua DPRD Padang, Muhidi berharap, ketua DPRD Padang yang baru dapat meningkatkan kinerja DPRD ke depannya serta memberi kenyamanan dalam menjalankan tugas. Politisi PKS tersebut berpesan, agar Ketua DPRD Padang yang baru mampu menjalankan amanah rakyat dengan sebaik-baiknya.

    Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra mengatakan, penggantian ketua DPRD Padang merupakan penyegaran. "Hal itu biasa dalam sistem kepemimpinan," sebutnya.

    Ketua DPD Partai Golkar Padang tersebut menjelaskan, merujuk UU 10 Tahun 2016, syarat mengganti ketua DPRD harus disahkan melalui paripurna. Wahyu menjelaskan, tidak ada hal lain di balik penggantian jabatan Ketua DPRD Padang. Lembaga DPRD hanya meneruskan permintaan dari Partai Gerindra.

    Saat ditanya awak media, adakah kaitan dengan polemik yang menyeret nama Erisman, Wahyu menyebut tidak ada kaitan. Walau diberhentikan menjadi ketua, Erisman tetap menjadi anggota DPRD. "Intinya adalah penggantian Erisman ini adalah hak Partai Gerindra," ungkap Wahyu.

    Mahyeldi dalam kesempatan itu mengatakan, sejauh ini komunikasi antara eksekutif dan legislatif sudah baik. Terbukti dengan tidak ada kendalanya program yang akan dijalankan. Meski begitu, diharapkan ke depan akan semakin lebih harmonis.

    Menurut Mahyeldi, terpilihnya ketua DPRD Padabg seorang perempuan (wanita) merupakan sejarah baru di Kota Padang. Menurutnya, dinamika yang terjadi selama ini, tidak menghambat kinerja para dewan.

    "Ini merupakan sejarah baru bagi DPRD Padang bahwasanya pimpinan sekarang adalah srikandi, perempuan. Diharapkan ini akan lebih membawa kesejukan ke depannya. Semoga aspirasi masyarakat melalui DPRD Padang dapat diaktualkan lebih baik lagi," tukasnya. 

    #IA-001/rls/vri

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728
    Selamat datang di Website www.tanamonews.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pimred: Indra Afriadi