Ticker

6/recent/ticker-posts

Wako Erman Safar Pimpin Rapat Persiapan Penilaian Anugerah Parahita Ekapraya

Tanamonews | Bukittinggi - Setelah tertunda pada tahun 2020 lalu karena kondisi pandemi Covid 19, Kota Bukittinggi tahun ini akan dievaluasi dan dinilai terkait Anugerah Parahita Ekapraya (APE). 

Anugerah Parahita Ekapraya adalah penghargaan yang diberikan Pemerintah Pusat sebagai pengakuan atas komitmen, upaya dan prestasi lembaga serta pemerintah daerah provinsi/ kabupaten/ kota atas pelaksanaan pembangunan yang menjamin kesetaraan dan keadilan gender mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan hasil yang dicapai bagi semua penduduk, laki-laki dan perempuan, melalui strategi Pengarus Utamaan Gender (PUG). 

Penilaian Anugerah Parahita Ekapraya yang akan dilakukan tahun ini merupakan evaluasi dan penilaian atas kinerja penerapan strategi PUG yang dilaksanakan oleh lembaga serta pemerintah daerah dari Januari 2019 hingga 31 Desember 2020. Kota Bukittinggi, sebagaimana disebutkan Kepala Dinas P3APPKB  Tati Yasmarni, masuk dalam kategori Utama. 

Lebih lanjut Tati Yasmarni menyebutkan, evaluasi yang dilakukan pada 30 Maret 2021 nanti akan disertai dengan ekspos oleh Wali Kota Bukittinggi dan Ketua DPRD, yang dilakukan secara virtual dan dalam kesempatan yang sama juga akan dilakukan penilaian Kota Layak Anak. 

Persiapan menuju evaluasi dan penilaian tersebut dibahas dalam Rapat Persiapan Penilaian APE pada Jumat (19/03/2021) di Hall Balai Kota Bukittinggi, Gulai Bancah.

Rapat dipimpin langsung Wali Kota Erman Safar dan dihadiri Ketua DPRD Herman Sofyan, Kepala SKPD serta Kasubag Perencanaan, dan instansi terkait lainnya. Dalam arahannya, Wali Kota Erman Safar mengharapkan kerjasama dari SKPD dan DPRD sehubungan dengan pelaksanaan evaluasi dan penilaian Anugerah Parahita Ekapraya tersebut. 

“Kita bersama harus berkomitmen menyukseskan dengan persiapan yang matang, sebagai bukti Pemko Bukittinggi serius berupaya bahwa kesenjangan gender telah semakin kecil kalau bisa zero (nol),” ujar Wali Kota Erman Safar.

Menurut Wali Kota, Pemko Bukittinggi telah menunjukkan komitmen lewat 7 (tujuh) prasyarat PUG, yaitu komitmen lewat adanya peraturan daerah, kebijakan operasional atau teknis, terbentuknya kelompok kerja, focal point dan tim teknis, ketersediaan sumber daya manusia, dana serta sarana dan prasarana, adanya profil gender, statistik gender, adanya panduan, modul dan bahan KIE, serta yang tidak kalah pentingnya dukungan masyarakat. 

Wali Kota Erman Safar menuturkan, "Dengan menguasai bahan, kita bisa menunjukkan bahwa Bukittinggi sudah responsif terhadap pengarusutamaan gender dan sudah memenuhi kriteria sehingga kota Bukittinggi menjadi kota terbaik dalam penilaian APE ini". (fika/Arif)

Posting Komentar

0 Komentar

"Upaya Pemprov Sumbar Membangkitkan Ekonomi dimasa Pandemi Covid-19"



Welcome to Thank's