Tanamonews.com — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meninjau langsung arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (19/3/2026). Peninjauan itu dilakukannya usai meresmikan penerapan sistem one way di jalur Padang–Bukittinggi.
Peninjauan dilakukan di sejumlah titik pelayanan, mulai dari posko arus mudik, area keberangkatan, ruang tunggu, hingga area kedatangan penumpang. Gubernur memastikan seluruh layanan berjalan dengan baik di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat. “Kami ingin memastikan arus mudik berjalan lancar. Alhamdulillah, meskipun terjadi peningkatan penumpang, aktivitas di BIM tetap berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Mahyeldi.
Ia mengungkapkan, jumlah kedatangan penumpang mengalami peningkatan sekitar 10 persen. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak maskapai telah menambah tujuh penerbangan ekstra setiap hari sejak 17 Maret 2026. “Penambahan penerbangan ini membantu mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang pulang kampung, sehingga seluruh penumpang dapat terlayani dengan baik,” jelasnya.
Gubernur juga mengingatkan seluruh pihak, khususnya maskapai penerbangan, agar tetap menjaga stabilitas harga tiket sesuai ketentuan yang berlaku. “Alhamdulillah, sejauh ini harga tiket masih normal dan terjangkau. Kita harapkan kondisi ini terus dijaga agar masyarakat dapat mudik dengan nyaman,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi berpesan kepada seluruh petugas pelayanan di bandara untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik dari sisi kenyamanan, keamanan, maupun kemudahan akses. “Mari kita tunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat. Pelayanan yang baik menjadi kunci agar para pemudik merasa aman dan nyaman selama perjalanan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa peran Bandara Internasional Minangkabau sebagai gerbang utama Provinsi Sumbar harus terus diperkuat, khususnya dalam memberikan layanan yang profesional dan ramah bagi setiap penumpang. Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Dedy Diantolani; Kepala Biro Umum Setda Sumbar, Andre Harmadi Algamar; pimpinan PT Angkasa Pura di BIM, serta sejumlah petugas terkait lainnya. (adpsb)







0 Komentar