Tanamonews.com, Dharmasraya – Kabupaten Dharmasraya kembali menjadi rujukan dalam pengembangan data statistik tingkat desa.
Kali ini, sebanyak 20 orang rombongan dari Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melakukan studi banding untuk mempelajari kesuksesan Nagari Statistik di Ranah Cati Nan Tigo tersebut, Selasa (21/04/2026). Kunjungan ini terungkap melalui informasi yang dibagikan oleh Plt. Kadis Kominfo Dharmasraya, Hendri, S.Ag, M.Si, melalui akun resminya.
Dalam keterangannya, Hendri menyebutkan bahwa rombongan tersebut terdiri dari perwakilan Dinas Kominfo, Dinas PMD, BPS Tanah Datar, serta perangkat Nagari Sungayang dan Padang Laweh. "Kami menyambut hangat kedatangan rekan-rekan dari Tanah Datar. Fokus utama mereka adalah mempelajari Nagari Sungai Duo yang telah menjadi pionir Nagari Statistik di Indonesia," tulis Hendri dalam penyampaiannya.
Nagari Sungai Duo: Role Model Nasional
Berdasarkan data yang dihimpun dari pembina statistik setempat, Nagari Sungai Duo di Kecamatan Sitiung memang bukan nama baru. Sejak dicanangkan oleh Dinas Kominfo dan BPS Dharmasraya pada 2019, Sungai Duo mencatatkan sejarah sebagai nagari pertama di Indonesia yang menerapkan pola statistik dalam mencatat data sektoral secara mandiri.
Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif kader di tingkat bawah, mulai dari kelompok tani hingga kader Dasawisma dan PKH. Pola pengumpulan data yang akurat dari tingkat jorong inilah yang ingin diadaptasi oleh Pemkab Tanah Datar untuk diterapkan di Nagari Sungayang dan Padang Laweh.
Sebelum menuju lokasi di Sungai Duo, rombongan terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Dinas Kominfo dan BPS Dharmasraya sebagai pembina teknis, guna memahami alur pembinaan data yang telah berjalan selama ini. Artikel ini diolah dari keterangan resmi Plt. Kadis Kominfo Dharmasraya." Penulis : Dimetri R







0 Komentar