PIMRED : ROBBY OCTORA ROMANZA (WARTAWAN UTAMA)

6/recent/ticker-posts
"SEBAR LUASKAN INFORMASI KEGIATAN DAN PROMOSI USAHA ANDA DISINI"

Menantang Badai di Ranah Cati Nan Tigo: Komitmen Penuh Bupati Annisa dan Sigapnya Birokrasi Dharmasraya Hadapi Cuaca Ekstrem

Tanamonews.com, Dharmasraya – Langit akhir Oktober di atas Kabupaten Dharmasraya mulai menumpahkan riwayatnya. Berdasarkan alarm peringatan dini yang ditiupkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Barat, ancaman cuaca ekstrem diprediksi akan mengepung wilayah ini hingga pengujung Desember mendatang. 

Menghadapi potensi hidrometeorologi yang membayangi ketenteraman warga, Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, tidak ingin berspekulasi dengan keselamatan rakyatnya. Bergerak cepat atas instruksi dan garis komando langsung dari Bupati Annisa, mesin birokrasi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya langsung mengambil langkah taktis di lapangan. 

Pada Rabu (28/10/2026), Sekretaris Daerah (Sekda) Dharmasraya, Medison, S.Sos., M.Si., melakukan inspeksi mendadak dan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan logistik serta armada tempur kemanusiaan di Markas Komando Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dharmasraya.

Manifestasi Kasih dan Kewaspadaan Pemimpin

Bagi Bupati Annisa, urusan kebencanaan bukan sekadar kalkulasi angka statistik atau prosedur formalitas di atas kertas. Ini adalah tentang detak jantung ratusan ribu warga Dharmasraya yang harus dilindungi. Instruksi tegasnya jelas: negara harus hadir sebelum bencana itu menyapa.

"Ibu Bupati menaruh perhatian yang sangat mendalam atas keselamatan masyarakat. Beliau menginstruksikan seluruh jajaran teknis, dari kabupaten hingga lini terdepan di tingkat nagari, untuk melipatgandakan kesiapsiagaan. Kita tidak boleh lengah sedikit pun," tegas Sekda Medison di sela-sela pengecekan armada.

Dalam peninjauan yang didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo Dharmasraya, Martin Efendi, serta disambut oleh Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD, Ardianus Efendi (mewakili Kalaksa Suherman Junaidi), Sekda memeriksa satu per satu instrumen penyelamatan. Mulai dari perahu karet evakuasi yang menjadi penyambung nyawa saat banjir bandang, mobil operasional rescue, kekuatan logistik mobil dapur umum lapangan, hingga ketangguhan tenda-tenda darurat. Semuanya dipastikan dalam kondisi prima dan siap tempur.

Edukasi, Solusi, dan Komunikasi 24 Jam

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyadari bahwa menghadapi alam yang sedang bergejolak membutuhkan formula yang utuh: edukasi yang masif dan solusi yang konkret. Oleh karena itu, langkah preventif kini digulirkan secara struktural.

Ada tiga poin krusial yang menjadi penekanan utama pemerintah daerah saat ini:

1. Pemetaan Zona Merah: BPBD diinstruksikan mempercepat pemetaan berkala wilayah rawan luapan sungai di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Dharmasraya.

2. Ketahanan Logistik: Memastikan stok pangan, obat-obatan, dan kebutuhan darurat di gudang logistik aman untuk didistribusikan kapan saja.

3. Sinergi Tanpa Batas: Membuka jalur komunikasi 24 jam nonstop antara posko utama dengan relawan kebencanaan dan jajaran pemerintah di tingkat nagari.

"Kita tentu berdoa dan berharap agar bumi mekar ini selalu dilindungi dari marabahaya. Namun, kesiapan mental personel dan optimalisasi sarana prasarana adalah ikhtiar wajib kita agar ketika situasi darurat terjadi, kita tidak gagap dalam bertindak," tambah Medison dengan nada penuh optimisme dan semangat kepedulian.

Pesan Menyentuh: Panggilan Kolaborasi untuk Warga

Di balik ketegasan taktis kesiapan armada, terselip pesan humanis yang mengharukan dari pucuk pimpinan daerah. Bupati Annisa mengetuk hati setiap warga Dharmasraya untuk membangun 'benteng kemanusiaan' lewat kepedulian lingkungan secara swadaya. Musim hujan bukanlah musuh, melainkan siklus alam yang harus diwaspadai bersama dengan meningkatkan kepekaan sosial.

Pemkab Dharmasraya mengimbau seluruh lapisan masyarakat—terutama yang bermukim di dekat bantaran sungai dan kawasan rawan banjir—untuk terus memantau perkembangan cuaca. Warga diminta tidak ragu untuk segera melaporkan setiap potensi ancaman banjir sekecil apa pun kepada posko BPBD atau aparat nagari terdekat.

Melalui sinergi yang kokoh antara ketegasan visi Bupati Annisa, kesigapan birokrasi yang dikomandoi Sekda Medison, serta ketangguhan mental warga di akar rumput, Kabupaten Dharmasraya mengirimkan pesan kuat: Kami siap, kami peduli, dan kami saling menjaga. 

Penulis : Dimetri Robby

Posting Komentar

0 Komentar





Selamat datang di Portal Berita, Media Online : www.tanamonews.com, atas nama Redaksi mengucapkan Terima kasih telah berkunjung.. tertanda: Owner and Founding : Indra Afriadi Sikumbang, S.H. Tanamo Sutan Sati dan Pemimpin Redaksi : Robby Octora Romanza